Tips Memilih Mukena dan Perawatannya

posted on 26 Sep 2015 22:52 by supergayahiduppusat
Ketika shalat berjamaah telah usai bersama dengan jamaah lain dengan mengobrol santai bersma, hasilnya sampai juga pada topic pembicaraan menyenggol mukena (busana shalat muslimah). Yang besar menjadi pembicaraan ketika itu diantaranya kepuasan mukena dan tips perawatannya. Contohnya kok mukena cepat beraroma atau sering beraroma padahal baru saja digunakan. Ternyata diantara kaum muslimah banyak sekali dengan mengalaminya. Nah tulisan berikut mungkin dapat menjadi salah satu pemecahan yang bisa membangun ukhti dalam memilih dan merawat rukuh agar terlihat cantik dan cantik tentunya.

Tips Memilih Rukuh

Masih berkaitan dgn hal kenyamanan, mereguk nyaman dalam penggunaan busana termasuk juga mukena merupakan salah satu faktor mendasar secara penting. Bahan pokok dari pembuatan mukena itu sendiri dan kesesuaian dengan keadaan tubuh ialah beberapa faktor yang menawan kenyamanan penggunanya. Tersedia banyak variasi material yang bisa sebagai pilihan untuk rukuh. Contohnya mukena katun, bila memungkinkan anda perlu memilih material yang agak tegas namun tidak risau, malah terasa segar lega. Kenapa harus tegas? Intinya menghindari terlihatnya liuk tubuh & juga transparasi dibanding kain mukena yang kini banyak juga dijual di pasaran. Secara di khawatirkan yakni aurat kita maka terbentuk dan tampak dari luar. Pastikan mukena pilihan engkau terbuat dari bahan dengan nyaman dipakai, tak gatal dan adem. Dan jangan sampai memilih mukena yang bukan benar-benar menutupi aurat anda. Dan saja pilih model mukena terbaru agar engkau tetap tampil makin.



Tips Merawat Mukena

Bahasan cara menjaga mukena. mukenaqu pada perawatannya sering terkuak beberapa keluhan adalah cepat berbau padahal baru saja dipakai. Satu diantara faktornya bisa jadi kelembaban. Yaitu sisa minuman yang kita per setelah berwudhu dan terkena kain rukuh, atau bisa saja karena terkena peluh karena suhu sekitar memang panas. Dipastikan solusinya yaitu menggantunkan dan mengangin-anginkan mukena setelah digunakan. Kecuali menghindari bau saja berguna untuk meminimalisir tumbuhnya jamur secara bisa menodai mukena anda, warna jamur ini biasanya gelap mengikuti warna seret kain. Jika anda shalat saat menghadang perjalanan jauh sebagaimana mudik atau trip ke luar pulau. Pastikan anda mencucinya begitu selesai dipergunakan. Untuk menghindari kelembaban dan memperpanjang konsistensi kain agar gak mudah sobek.

Gampangannya perawatan mukena kudu dicuci paling tak 1 bulan dua kali. Miliki 2 atau lebih rukuh agar saat salah satu mukena anda basuh bisa menggunakan mukena lainnya. Jangan tempatkan mukena di tempat yang lembab agar tidak tumbuh serat dan mengotori mukena anda.

Begitulah trik sederhana dari aku untuk memilih serta merawat mukena. Bila anda ada problem dan tips lainnya jang sungkan buat berbagi dan menghubungi kami.

Comment

Comment:

Tweet